Bisnis.com, GAMBIA - Kementerian Luar Negeri Gambia meminta maaf kepada Thailand atas sebuah pernyataan yang dilontarkan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Hamat Bah yang menyinggung Thailand sebagai tujuan wisata seks.
“Gambia menyesalkan komentar yang tidak menguntungkan yang dibuat oleh Menteri Pariwisata dan Kebudayaan," katanya dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan menteri tersebut tidak mencerminkan pandangan Pemerintah Gambia, tambahnya.
Pada sebuah acara televisi yang disiarkan pada 12 Januari, Bah berkata, "Kami (Gambia) bukan tujuan seks. Jika Anda menginginkan tujuan seks, pergilah ke Thailand,” ungkapnya saat itu.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian saat sebuah situs perjalanan mencatatnya bulan lalu dan Kementerian Luar Negeri Thailand mengajukan sebuah protes,demikian Kantor Berita Xinhua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

3 jam yang lalu
Jabar Matangkan Aturan Teknis SPMB 2025 SMA/SMK

1 hari yang lalu
Jabar Targetkan Bentuk 5.957 Koperasi Desa Merah Putih

6 jam yang lalu
Cegah Malnutrisi, Sekda Jabar Lirik Furikake Asal Jepang
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
