Bisnis.com, BANDUNG — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat (KPwBI) Muhamad Nur menilai momentum liburan Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 akan memperkuat kinerja perekonomian pada triwulan I/2025.
Nur mengatakan, berdasarkan perkiraan Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Barat pada Maret 2025 ini akan mengalami inflasi di kisaran 0,6%-1,6% mtm.
“Artinya, bahwa kemampuan masyarakat untuk membeli akan tetap ada, kalau lebih rendah dari tahun lalu mungkin ya. Kita tetap optimis,” ungkap dia belum lama ini.
Terlebih ia menilai saat ini daya beli masyarakat didorong oleh kebutuhan sandang dan pangan jelang Lebaran.
“Apa lagi kan sekarang THR udah selesai semua ya, itu kemungkinan mendorong daya beli masyarakat,” imbuhnya.
Meski demikian, ia menilai kalaupun ada perlambatan daya beli jika dibandingkan tahun lalu, bisa jadi ada banyak masyarakat yang menyimpan dulu uangnya untuk menghadapi tahun pelajaran baru sekolahan.
Baca Juga
“Bisa juga ada penyimpanan dulu dari masyarakat untuk biaya sekolah Juni nanti,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menilai sektor pariwisata di Jawa Barat harus dioptimalkan oleh pengelola dan pelaku industrinya.
Sehingga, wisatawan yang hadir ke destinasi wisata di Jawa Barat bisa nyaman dan aman, hingga akhirnya para wisatawan akan datang kembali ke Jawa Barat.
“Jawa Barat kan sudah terkenal lah, Ciwidey, Pangandaran, Lembang, Bogor dan banyak lagi yang menjadi potensinya,” ungkapnya.
Selain itu, sektor transportasi pun pasti alami peningkatan. Karena hampir seluruh moda transportasi saat momen lebaran ini meningkat.
Belum lagi dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sektor ini dipastikan akan meningkat dan biasanya berbanding lurus dengan perkembangan destinasi wisata.