Bisnis.com, CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon telah melayani total 193.101 penumpang selama masa arus mudik Lebaran Idulfitri pada 21 Maret hingga 2 April 2025.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 71.602 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon, sementara 121.499 penumpang tiba di wilayah ini.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa selama periode mudik tahun ini, 5 stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon mencatat jumlah keberangkatan penumpang tertinggi.
Stasiun Cirebon menjadi yang tertinggi dengan 28.605 penumpang. Disusul posisi berikutnya Stasiun Cirebon Prujakan yang mencatat 13.742 penumpang.
"Sementara itu, Stasiun Jatibarang melayani keberangkatan 8.752 penumpang, disusul Stasiun Brebes dengan 6.882 penumpang. Stasiun Haurgeulis juga mencatat angka keberangkatan yang cukup tinggi, yakni 4.819 penumpang," ucap Muhibbudin, Kamis (3/5/2025).
Menurut Muhibbuddin, tingginya jumlah penumpang yang berangkat dan tiba di wilayah Daop 3 Cirebon tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan KAI dalam meningkatkan pelayanan dan kapasitas angkut selama masa angkutan Lebaran.
Baca Juga
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik, KAI telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk dengan menambah jumlah perjalanan kereta api dan meningkatkan kapasitas angkut.
"Selama periode Lebaran ini kami mengoperasikan kereta tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Selain itu, peningkatan layanan di stasiun seperti penambahan petugas, fasilitas ruang tunggu yang lebih nyaman, serta layanan informasi yang lebih cepat dan akurat turut kami lakukan," ucap Muhibbuddin.
Tidak hanya itu, KAI juga memperketat protokol keselamatan dan kenyamanan penumpang, termasuk pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala.
Upaya ini dilakukan agar perjalanan para pemudik tetap aman dan lancar selama masa angkutan Lebaran Idulfitri.
Sejumlah penumpang yang ditemui di Stasiun Cirebon mengungkapkan alasan mereka memilih kereta api sebagai sarana transportasi mudik.
"Saya setiap tahun selalu memilih kereta api karena lebih nyaman dan tidak perlu terjebak macet di jalan tol," ujar Rudi, salah seorang pemudik.
Muhibbuddin menyampaikan, setelah masa mudik Lebaran, KAI Daop 3 akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait layanan yang telah diberikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masa mendatang.
"Kami akan melakukan evaluasi untuk melihat apa saja yang bisa ditingkatkan dari sisi operasional, pelayanan, hingga fasilitas di stasiun dan di dalam kereta. Tujuan utama kami adalah terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," kata dia.