Bisnis.com, GARUT - Seorang wisatawan bernama Ridwan Nurohman (15), asal Kampung Pasir Layung, Desa Pasundan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Karang Papak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Kamis (3/4/2025) pagi.
Kejadian tragis ini terjadi saat korban sedang berenang di pantai dan tiba-tiba ombak besar datang, menyeretnya ke tengah laut. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Peristiwa ini pertama kali disaksikan oleh Kamsiah (45), seorang wisatawan yang juga berasal dari Kampung Pasir Layung. Menurut keterangannya kepada petugas kepolisian, insiden terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
Saat itu, Ridwan sedang menikmati air laut di tepian pantai, namun tiba-tiba ombak besar datang dan menarik tubuhnya ke tengah laut.
Melihat kejadian tersebut, Kamsiah segera berteriak meminta pertolongan kepada wisatawan lain yang berada di sekitar lokasi. Namun, derasnya arus laut membuat Ridwan semakin sulit untuk kembali ke tepian.
Beberapa wisatawan yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba menolong, tetapi kondisi ombak yang kuat membuat upaya penyelamatan semakin sulit dilakukan.
Baca Juga
Mendengar laporan dari wisatawan yang panik, anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut yang sedang berpatroli di sekitar pantai segera menuju lokasi kejadian. Tim patroli langsung melakukan pencarian di sekitar area tempat Ridwan terakhir kali terlihat. Namun, hingga saat ini, keberadaan korban masih belum diketahui.
Kasat Polairud Polres Garut, IPTU Aep Saprudin, menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian di sepanjang garis pantai dan perairan sekitar.
Selain itu, tim SAR dan warga sekitar juga ikut membantu dalam upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran. "Kami masih terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Semoga korban bisa segera ditemukan," ujar Aep.
Pantai Karang Papak merupakan salah satu destinasi wisata di Garut Selatan yang cukup populer di kalangan wisatawan lokal. Pantai ini memiliki pemandangan yang indah, tetapi juga dikenal memiliki ombak besar yang sering kali membahayakan pengunjung, terutama bagi mereka yang berenang di area yang tidak direkomendasikan.
Beberapa kejadian serupa telah terjadi di pantai-pantai di wilayah Garut Selatan. Ombak besar dan arus bawah laut yang kuat sering kali menjadi ancaman bagi wisatawan yang tidak waspada atau berenang terlalu jauh dari tepi pantai.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan keselamatan.
IPTU Aep Saprudin menambahkan, pihaknya selalu berupaya mengingatkan para wisatawan agar lebih berhati-hati saat berada di pantai. Peringatan dalam bentuk rambu-rambu larangan berenang sudah dipasang di beberapa titik strategis.
"Masih banyak wisatawan yang mengabaikan peringatan tersebut," ujarnya.
Selain memasang rambu peringatan, petugas keamanan pantai juga rutin melakukan patroli untuk mengimbau wisatawan agar tidak berenang di area yang berisiko tinggi. "Kami selalu mengingatkan pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh atau di zona berbahaya. Keselamatan wisatawan adalah prioritas utama kami," kata Aep.